Latest Entries »

It’s me

Bang soal

Kompetensi Dasar

NAMA SEKOLAH : SMK N.1 BALIKPAPAN
MATA PELAJARAN : PNEUMATIK (Muatan Lokal)
KELAS/SEMESTER : X TITL / I
STANDAR KOMPETENSI : Menjelaskan Pengendali Dasar Pneumatik
KODE KOMPETENSI :
ALOKASI WAKTU 

 

 

60 x 45 menit 

 

Tentang Diriku…

Coba caritahu apa dan siapa aku bagi dirimu..,

Belajar Pneumatik

untuk mempelajari pengetahuan pneumatik, mari klik disini

Dasar Pengetahuan PNEUMATIK

PENGERTIAN  PNEUMATIK

Pneumatik berasal dari bahasa Yunani yang berarti udara atau angin. Semua sistem yang menggunakan tenaga yang disimpan dalam bentuk udara yang dimampatkan untuk menghasilkan suatu kerja disebut dengan sistem Pneumatik. Dalam penerapannya, sistem pneumatic banyak digunakan sebagai sistem automasi.

ELEMEN-ELEMEN KOREKSI

Elemen koreksi atau elemen kontrol final adalah elemen dalam sistem kontrol yang bertanggungjawab terhadap transformasi keluaran pengontrol menjadi suatu perubahan dalam proses yang ditujukan untuk mengoreksi perubahan dalam variable yang dikontrol. Jadi, elemen koreksi ini dapat berupa sebuah katup yang dioperasikan oleh keluaran sebuah pengontrol, dan digunakan untuk mengubah laju aliran fluida yang mengalir disepanjang pipa, sehingga akan mengubah ketinggian air yang di dalam sebuah bejana sebagai variable yang dikontrol. Contoh lainnya adalah sebuah motor yang mengambil keluaran listrik dari sebuah pengontrol dan mentransformasikannya menjadi putaran untuk menggerakkan beban dan mengontrol posisinya. Elemen koreksi ini juga dapat berwujud sebuah saklar yang dioperasikan oleh sebuah pengontrol dan digunakan untuk menyalakan atau memadamkan sebuah elemen pemanas dalam pengontrolan temperatur ruang.

Istilah actuator digunakan untuk menggambarkan bagian elemen koreksi/kontrol final yang membangkitkan daya, contohnya bit yang bergerak, cengkeraman atau gaya yang dikenakan pada sebuah obyek, dan lain sebagainya, untuk menjalankan aksi kontrol. Jadi sebuah katup memiliki masukan yang berasal dari sebuah pengontrol dan digunakan untuk mengubah-ubah aliran fluida di sepanjang pipa, sehingga membuat piston di dalam silinder bergerak dan menghasilkan pergerakan linier. Sistem piston-silinder dapat disebut sebagai actuator. Di dalam bab ini, akan dikaji elemen-elemen kontrol koreksi pneumatic/hidrolik dan listrik bersamaan dengan actuator.

Katup Kontrol

Fungsi, jenis dan kegunaan katub dalam sistem otomasi industri (pneumatic)

Katub dapat dibagi dalam beberapa grup berdasarkan fungsinya yang berkaitan dengan jenis sinyal, cara aktifnya, dan konstruksinya. Fungsi utama dari katub adalah untuk merubah, membangkitkan atau membatalkan sinyal untuk tujuan penyensoran, pemrosesan dan pengontrolan. Sebagai tambahan katub juga sebagai katub daya untuk menyuplai udara bertekanan ke actuator. Maka kategori berikut masih relevan:

  1. Katub kontrol arah : mengontrol sinyal udara yang lewat dengan cara membangkitkan,

mengubah atau mengalihkan sinyal.

-          Elemen sinyal

-          Elemen pengolah

-          Elemen daya

b. Katub satu arah

c. Katub kontrol aliran

d. Katub kontrol tekanan

e. Katub kombinasi

Dalam bidang teknologi kontrol ukuran dan konstruksi katup tidak kalah penting dibandingkan dengan pembangkitan sinyal dan cara aktifnya. Konstruksinya dari katup kontrol arah ada 2 macam yaitu jenis poppet dan jenis geser. Jenis poppet untuk lau aliran yang rendah dan biasanya digunakan sebagai sinyal masukan dan sinyal pengolah. Sedangkan jenis katub geser mampu memberikan airan yang lebih besar, sehingga memungkinkan katup ini berfungsi sebagai pengontrol daya dan actuator.

Sistem pneumatic dan hidrolik menggunakan katup-katup kontrol untuk menentukan arah aliran fluida di dalam sistem, mengontrol tekanan, serta mengontrol laju alirannya. Tipe-tipe katup semacam ini disebut sebagai katup kontrol direksional, katup kontrol tekanan, dan katup kontrol aliran.

Katup kontrol direksional, kadang disebut juga sebagai katup posisi terbatas karena hanya memiliki dua posisi yaitu terbuka penuh atau tertutup penuh sehingga merupakan peranti on/off, digunakan untuk mengalirkan aliran fluida pada suatu lintasan. Katup ini ekuivalen dengan saklar listrik yang memiliki kondisi on atau off.

Katup kontrol tekanan, sering pula disebut sebagai Katup regulator tekanan, bereaksi terhadap perubahan tekanan dalam proses saat memadamkan atau menyalakan suatu aliran, ataupun memvariasikannya.

Katup kontrol aliran, kadang disebut juga sebagai katup posisi tak-terbatas, digunakan untuk memvariasikan laju aliran fluida yang melewati sebuah pipa, serta untuk mengatur aliran material dalam sistem kontrol proses. Berbagai macam katup akan kita kaji selanjutnya.

hari ini, senin 01 November 2010 adalah hari yang cerah

mulai dengan pelajaran blog dengan 19 peserta lainnya

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.